Ustadz, Ustadzah, Santriwati DH Putri Ikuti Pelatihan Jurnalistik
Martapura – Pondok Darul Hijrah (DH) Putri Cindai Alus Martapura menggelar Pelatihan Jurnalistik, Kamis (27/10/2022) malam kemarin, bertempat di Laboratorium Komputer setempat.
Pelatihan menulis berita tersebut diikuti santriwati Osda bagian jurnalis dan Brigade Informasi yang anggotanya dari Ustadz dan Ustadzah DH Putri.

Tampil sebagai narasumber Muhammad Ramli Arisno SP dari Radar Banjarmasin. Hadir Plh Direktur Pondok Ustadz KH Abdullah Husin, Sekretaris Yayasan Ustadz H Hanafi serta Kabag Pengasuhan Ustadz Yusuf.
Saat membuka pelatihan, Abdullah Husin menekankan pentingnya menulis, bahkan ini diajarkan dalam Islam.
“Para ulama terdahulu sangat erat kaitannya dengan menulis, bahkan sejak zaman Nabi pun kebiasaan tersebut telah ada,” katanya.
Maka dari itu, pesannya, kita sebagai generasi muda sebaiknya kembali menumbuhkan rasa kecintaan ilmu, termasuk dengan cara menulis, agar ilmu yang kita punya bermanfaat.
“Imam Ghazali pernah mengatakan, Kalau kamu bukan anak raja dan bukan anak ulama besar, maka menulislah, membuatku selalu bersemangat untuk selalu membuat sebuah tulisan,” katanya.
Sementara Ramli Arisno memaparkan tentang cara membuat berita yang benar, tapi mudah dengan tetap berpegang teguh pada 5 W + 1 H.
Menurutnya, cara membuat berita ada beberapan langkah dan inilah cara kerja seorang jurnalis
“Diantaranya mengumpulkan fakta-fakta, wawancara, termasuk pengamatan,” tandasnya.
Ramli juga mengajarkan tentang cara mencari angle berita (sudut pandang) atau perspektif jurnalis dalam melihat sebuah peristiwa, bisa dari ketokohan seseorang yang populer saat ini,
human interest, sisi kemanusiaan, situsional, sensasional dan apa yang jadi trent sekarang.
Sedang bagaimana cara menulis dengan mudah, menurut Ramli, hanya ada tiga point penting, yakni jangan terlalu berfikir, jangan mengkritik tulisan sendiri dan tulislah kalimat sebanyak-banyaknya.
“Jadi tulislah secara mengalir, bila tiga point ini terus kita latih, saya yakin kalian bisa jadi penulis hebat,” pungkasnya.
Sementara Ketua Yayasan DH Putri Dr Abdul Karim sangat menyambut baik pelatihan jurnastik tersebut.
Menurutnya esensi pelatihan tersebut untuk meningkatkan kualitas SDM, mengembangkan komunikasi internal dan external serta menambah wawasan dan skill writing.
Pihaknya ingin membekali peserta dengan pengetahuan dan skill di bidang jurnalistik. Mewadahi bakat minatnya di bidang tersebut dan mendorong mereka untuk berfikir kritis, kreatif dan mandiri.
“Saya ingin setelah pelatihan ini peserta sudah bisa menulis dan mengisi berita-berita di website kita,” pesan Karim. (Wan)